Penerapan lelang full call yang dilakukan BEI menuai kontroversi

Jakarta — Bursa Efek Indonesia (BEI) telah membentuk panitia pengawas khusus tahap II (full periodik call lelang) mulai Senin, 25 Maret 2024. Bursa berdalih kebijakan tersebut dalam rangka perlindungan investor. Namun, sejak penerapannya, tidak semua pengecer merespons dengan baik.

Bahkan, beberapa pihak sudah mulai mengajukan petisi untuk menyerukan agar slot bonus new member 100 di awal to 10x peraturan tersebut ditarik sepenuhnya. Petisi tersebut diprakarsai oleh seorang investor yang menggunakan nama IndoStocks Traders dalam petisinya tertanggal 25 Maret 2024.

Menurutnya, detail proses call dari waktu ke waktu membuat Pasar tidak stabil dan sulit diprediksi, seperti permainan untung-untungan. alih-alih.

daripada pasar panjang. Investasi jangka panjang yang aman dan dapat diprediksi.

“Saya kecewa dengan undang-undang komite perdagangan penuh yang berlaku saat ini. Saham yang masuk komite perdagangan penuh tidak akan dialihkan. Kegelapan. Itu kosong. Belakangan, tiba-tiba terjadi kenaikan harga baru-baru ini.

“Sepertinya para pemain togel menunggu angkanya naik,” demikian kutipan pernyataan petisi di laman change.org yang ditulis Minggu (31/3/2024). Karena permintaan itu, ia menolak dana (OJK) untuk menghilangkan penuh aula penuh waktu untuk pasar produk dan perlindungan konservatif.

Untuk 30.000 mendukung permintaan sampai dokumen ini ditulis. Menanggapi perselisihan tersebut, Direktur Perdagangan dan Peraturan Anggota BEI Irvan Susandy mengatakan, dengan sistem perdagangan yang ada saat ini, penyesuaian harga harusnya baik karena memperhatikan seluruh aturan hukum. Hal ini dapat memberikan perlindungan kepada investor terhadap undang-undang masuk pasar yang agresif.

Добавить комментарий