Harga Emas Dunia Hari Ini Melorot, Sekarang Dipatok Segini

Harga emas melemah terhadap hari Selasa (Rabu pas Jakarta). Harga emas dunia terdampak penguatan dolar AS, tetapi investor bersiap untuk sikap suku bunga Federal Reserve ((The Fed) usai pidato Ketua The Fed Jerome Powell terhadap akhir pertemuan kebijakan bank sentral terhadap hari Rabu.

Dikutip dari CNBC, Rabu (20/3/2024), harga emas dunia di pasar spot turun 0,4% jadi USD 2.151,69 per ounce, mendekati level paling rendah di dalam seminggu yang dicapai terhadap hari Senin. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,4% jadi USD 2.154,60.

Kurs Dolar AS naik 0,5% dan raih level tertinggi di dalam lebih dari dua minggu, membuat harga emas lebih mahal bagi costumer di luar negeri.

Harga emas raih rekor tertinggi USD 2,194.99 per ounce starlight princess slot terhadap tanggal 8 Maret, tetapi harga turun nyaris 1% minggu selanjutnya sesudah rilis harga costumer dan harga produsen AS bulan Februari yang lebih panas dari perkiraan kurangi harapan penurunan suku bunga The Fed lebih awal sebab ancaman inflasi yang terus-menerus.

Inflasi
Inflasi yang lebih tinggi mendorong The Fed untuk menjaga suku bunga selalu tinggi, sehingga membebani emas yang tidak mengimbuhkan imbal hasil.

Meskipun The Fed diperkirakan bakal menjaga suku bunga stabil terhadap akhir pertemuan kebijakan moneter dua harinya terhadap hari Rabu, pasar menunggu komentar dari Powell berkenaan pembaruan proyeksi suku bunga yang bakal dirilis terhadap hari yang sama.

Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) mengakhiri delapan th. kebijakan suku bunga negatifnya dan sisa-sisa kebijakannya yang tidak lazim.

Sama dengan harga emas, harga Perak di pasar spot turun 0,9% jadi USD 24,78 per ounce, harga platinum turun 2% jadi USD 894,90 dan harga paladium turun 5% jadi USD 983,72.

Prediksi Harga Emas Dunia dan Perak Pekan Ini, Bakal Naik Berapa?

Sebelumnya, harga emas dunia diperkirakan bakal berkonsolidasi di lebih kurang rekor tertinggi baru-baru ini, para investor melacak nilai di tempat lain di pasar logam mulia sebab bisa saja ini adalah giliran harga perak, menurut sebagian analis.

Meskipun harga emas mengalami lonjakan momentum bullish terhadap bulan ini, pasar perak relatif tenang, tetapi ada sebagian tanda investor pada akhirnya menaruh perhatian terhadap pasar sebab rasio emas/perak tampaknya bakal mengakhiri minggu ini terhadap titik paling rendah selama th. ini.

Rasio selanjutnya pas ini diperdagangkan lebih kurang 85,50 poin, turun tajam dari 89 poin yang muncul terhadap awal pekan lalu. Lantas bagaimana potensi emas dan perak terhadap pekan ini?

Potensi Harga PerakPasar perak menikmati situasi terbaik sebab emas dan tembaga mendorong harga lebih tinggi. Tembaga mengakhiri minggu ini terhadap level tertinggi di dalam 10 bulan, dengan harga lebih dari USD 4 per pon.

Banyak analis menyatakan bahwa sehingga pasar logam mulia bisa menjaga momentum bullishnya pas ini, pasar harus memandang tindak lanjut pembelian perak yang solid terhadap pekan ini.

Optimisme Terhadap Harga Emas

Direktur pendidikan perdagangan dan penelitian di Market Gauge, Michele Schneider menyatakan ia optimis terhadap emas dan perak di dalam pas dekat, tetapi perak selalu jadi lindung nilai inflasi yang menarik sebab permohonan industrinya.

“Apakah perak bersiap untuk lakukan lindung nilai terhadap inflasi gelombang ke-2 yang besar? Ataukah, dengan harga emas di atas USD 2.100 dan perak muncul sangat murah, dan Anda jadi tersingkir dari kalangan terbawah?”, ujar Schneider, dikutip dari Kitco, Senin (18/3/2024).

Meskipun ke-2 aspek selanjutnya bisa saja berperan, Schneider memperkirakan perak bakal naik lebih tinggi sebelum saat raih potensi penuhnya.

Carsten Fritsch, analis logam mulia di Commerzbank, mencatat perak merasa menarik minat investor yang penting sebab ETF yang dapat dukungan perak sudah mengalami perkembangan besar dengan arus masuk besar.

“Ini sekaligus membalikkan seluruh arus muncul sejak awal tahun. Investor ETF bisa saja memandang perak sebagai alternatif yang lebih murah dibandingkan emas. Berbeda dengan harga emas, perak masih jauh untuk raih rekor tertingginya,” kata Fritsch.

 

Добавить комментарий